Header Ads

Pesawat amfibi jatuh di Australia pernah dipakai polisi Indonesia


Pesawat amfibi (pesawat terbang air) yang jatuh di Sungai Swan, Kota Perth, Australia kemarin sore ternyata dulunya milik sebuah perusahaan minyak di Jakarta. Selain itu, pesawat itu juga pernah dipakai kepolisian Indonesia dari 1963 sampai 1975.

Pilot Peter Anthony Lynch, membeli pesawat berumur 70 tahun itu dan mengalihkannya ke perusahaan Thrillionair Pty Ltd miliknya bertempat di Evanshead Airfield, Queensland, sebagaimana diberitakan Community News.

Menurut keterangan seorang penulis penerbangan, Geoffrey Thomas, kecelakaan tersebut merupakan masalah klasik, di mana sang pilot berbelok tajam ke kiri dengan kecepatan terlalu lambat sehingga menyebabkan pesawat macet.

"Tampaknya mesin pesawat itu macet karena tidak ada kecepatan udara yang cukup di bagian sayap sehingga tidak mendukung beban pesawat di udara. Pesawat itu berbelok terlalu tajam dengan kecepatan lambat," kata Thomas, seperti dilansir dari laman Perth Now, Jumat (27/1).

Namun, Thomas menuturkan, tidak diketahui penyebab mengapa sang pilot membelokkan pesawat dengan cara seperti itu.

"Bisa jadi pesawat mengalami masalah mesin atau mati listrik. Atau bisa juga pilotnya merasa terlalu dekat dengan pesawat lain sehingga dia mengambil upaya untuk menghindari potensi bertabrakan," ungkap Thomas.

Akibat jatuhnya pesawat tersebut, dua orang dilaporkan tewas. Mereka adalah pilot Peter Anthony Lynch, 52 tahun, dan kekasihnya asal Indonesia, Endah Cakrawati, 30 tahun.

No comments

Powered by Blogger.