Tinjau Pilkada Kabupaten Pati, Ganjar naik perahu karet
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah wilayah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, hari ini. Diantaranya, Kabupaten Pati.
Sialnya, sebanyak 18 desa terkena banjir lantaran hujan deras melanda daerah yang berbatasan dengan Laut Jawa tersebut, sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, Ganjar harus menaiki perahu karet untuk mengunjungi TPS 02 Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan. Dia ditemani Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi.
Kendati banjir, Ganjar melihat masyarakat setempat tetap antusias menggunakan hak pilih.
"Masyarakat sudah terbiasa dengan kondisi itu (banjir), maka justru tidak mengganggu," kata Ganjar. "Yang terganggu banjir itu justru di Brebes.Karena KPUD kemudian harus menyiapkan TPS baru."
Seperti diketahui, Pilkada Kabupetan Pati hanya diikuti satu pasang calon. Yakni, Haryanto dan Saeful Arifin. Makanya, dalam surat suara, pasangan calon bupati dan wakil bupati itu hanya akan melawan kotak kosong.
Kepala Desa Ngastorejo Rumini menjelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Pati sudah menyediakan sejumlah perahu karet untuk mengantarkan warga menuju TPS terdekat.
"Sehingga meskipun banjir, warga kami tetap bisa menggunakan hak pilih mereka," jelasnya.
Selepas Ngastorejo, Ganjar dan rombongan singgah di TPS 06 Desa Winong, Kecamatan Pati, Pukul 13.30 WIB. Kala itu proses penghitungan suara sudah berlangsung 15 menit dan berakhir pukul 13.50 WIB.
Hasilnya, pasangan Haryanto-Saiful Arifin mendapat 201 suara, kotak kosong 121 suara. Sisanya, tujuh suara tak sah.
Padahal, menurut Ketua KPPS Basuni, ada sebanyak 506 terdaftar sebagai pemilih di TPS 06 Desa Winong. Terdiri dari 258 laki-laki dan 248 perempuan.
"Hingga proses pemungutan suara ditutup pukul 13.00 WIB, ada 329 warga yang menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut."




Post a Comment