Enam jenazah terduga teroris diautopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim

Terduga teroris terlibat baku tembak dengan personel Reskrim Polres Tuban, Densus 88 Mabes Polri, Jatanras Polda Jawa Timur, Gegana Brimob Polda dan TNI di kebun jagung di Dusun Kalak Wilis, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Enam orang yang tewas dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.
Enam jenazah terduga teroris tiba di rumah sakit sejak malam. Sekitar 30 personel dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Timur menyambut kedatangan keenam jenazah menggunakan tiga mobil ambulans. Satu mobil membawa dua kantong jenazah terduga teroris.
Selanjutnya, keenamnya jenazah diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur untuk mencocokkan identitas. "Akan dilakukan identifikasi sekunder dan primernya. Nantinya yang melakukan identifikasi forensik dibantu dari seorang profesor profesional dari Universitas Airlangga Surabaya," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera.
"Identifikasi ini akan dilakukan malam sekarang juga. Diperkirakan selesai dua hari lagi," pungkas dia.
Baku tembak tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, di sekitar dekat PLTU Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Berawal dari anggota lalu lintas yang melakukan patroli di jalur pantura, mencoba menghentikan sebuah mobil jenis Daihatsu Terios warna putih dengan nomor polisi H 9037 BZ.
Namun saat disetop, pengemudi mobil justru melarikan diri ke hutan ke arah permukiman penduduk. Saat itu terjadi baku tembak antara polisi dari anggota lalu lintas dengan pengemudi.
Di dalam mobil sendiri, ditemukan lima buah unit ponsel berbagai merk, satu paspor, satu alat komunikasi HT, dua kitab dan satu kotak berisikan peluru tajam.



Post a Comment