Menteri Desa ingin lahan eks tambang jadi embung
Pemerintah tengah fokus meningkatkan produktivitas pertanian guna mendongkrak perekonomian desa. Untuk itu, pemerintah tak ragu mengalokasikan Rp 20 triliun untuk pembangunan embung.
"Sebanyak Rp 300 juta sampai Rp 500 juta untuk setiap desa, kami minta untuk buat embung. Kami sudah sosialisasikan," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, di Jakarta, Minggu (9/4).
Tahun lalu, kata Eko, sudah 600 desa membuat embung.
"Dengan adanya embung bisa jadi sumber air apa saat musim ujan dan dapat menampung air pada saat kemarau," katanya. "Ini akan meningkatkan pertanian dan juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di desa."
Saat ini, lanjut Eko, pihaknya juga tengah menyusun Instruksi presiden (Inpres) tentang percepatan pembangunan embung kecil dan bangunan penampungan air di pedesaan. "Sudah dalam tahap akhir, saat ini sedang konsolidasi dengan berbagai kementerian terkait."
Dia menambahkan, pihaknya juga bakal memanfaatkan wilayah bekas galian tambang untuk dijadikan embung. Untuk itu, Eko sudah berkomunikasi dengan Kementerian ESDM dan Kepala daerah.
"Sebanyak 104 eks tambang di Kalimantan Timur siap dimanfaatkan masyarakat dan ini harus sudah selesai dan bebas dari sisi hukum dan lingkungan hidup."




Post a Comment