Berteduh di rumah kosong, buruh bangunan tewas disambar petir

Nofrizal (34), seorang buruh bangunan tewas disambar petir pada Sabtu (1/4) sekitar pukul 16.30 WIB usai bekerja. Korban merupakan warga Desa Giti dan lokasi kejadian tak jauh dari rumahnya.
"Saat itu, korban selesai bekerja bangunan di rumah milik G Siregar dan berniat akan pulang ke rumahnya. Namun ketika dalam perjalanan datang hujan saat itu korban istirahat di rumah kosong milik Sulaiman," ujar Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup Rahmanto.
Tak sendirian, Nofrizal istirahat di rumah Sulaiman bersama temannya yang lain yaitu Yusuf, Johan dan Dimal. Namun saat asyik berteduh di lokasi tersebut, tiba-tiba petir besar menyambar ke tempat mereka.
"Petir langsung menyambar korban dan langsung tidak sadarkan diri. Teman-teman korban langsung meminta tolong kepada istri dan mertuanya, jarak antara korban kena sambar petir dan rumahnya tidak terlalu jauh," jelas Yusup.
Saat mertua dan istri korban datang, kemudian membawanya ke Klinik Panji Husada. Setelah diperiksa tim medis, ternyata korban tidak bernyawa lagi. Atas kejadian musibah tersebut pihak keluarga korban dapat menerima dengan ikhlas dan tidak mempermasalahkan.
"Selanjutnya terhadap jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga oleh Kepala Desa Giti H Wagiran dengan didampingi anggota Polsek Kabun," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini.



Post a Comment