SENANGPOKER AGEN POKER ONLINE TERPECAYA
SENANGPOKER AGEN POKER ONLINE TERPECAYA - Seorang presenter televisi di Iran memicu kemarahan publik setelah rekaman video dirinya sedang menikmati bir tanpa mengenakan jilbab tersebar luas secara daring. Foto itu diambil saat dia sedang berlibur di Swiss.
Presenter TV yang juga berprofesi sebagai aktris bernama Azadeh Namdari itu dinilai telah menyalahi etika cara berpakaian dalam Islam. Mengenakan pakaian tertutup termasuk jilbab merupakan hal yang wajib bagi perempuan Muslim di Iran.
Selain itu menurut sumber dari POKER ONLINE TERPECAYA, dia juga tertangkap basah mengonsumsi minuman alkohol yang telah dilarang oleh pemerintah Iran sejak 1979.
Sebelum tertangkap basah melanggar aturan, Namdari pernah secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pakaian tertutup dan jilbab panjang. Dia pun mendapat pujian dari kaum konservatif karena telah berani menyatakan pendapat itu.
"Anda harus percaya diri mengenakan pakaian yang syar'i. Alhamdulillah setiap kali saya bepergian dengan pakaian itu, saya merasa aman dan dihormati. Bagi saya, saya malah terlihat lebih cantik dengan pakaian ini," ujarnya pada 2014 lalu, seperti dilansir dari laman Independent, Kamis (27/7).
Berkat perkataannya di masa lalu itu, Namdari dikritik dengan keras oleh warga Iran. Dia disebut sebagai orang munafik dan memiliki kepribadian ganda karena bertindak tidak sesuai dengan ucapannya.
Kendati demikian, banyak orang yang menganggap perilaku Namdari tidak seharusnya mendapat reaksi sekeras itu.
"Masalahnya bukan ada pada Namdari atau orang-orang seperti dia. Masalahnya adalah ideologi, budaya, dan sistem yang memaksa individu dalam masyarakat memiliki perilaku ganda karena beberapa alasan," tulis seorang pengguna media sosial.
Sementara itu, Namdari membela diri dengan mengatakan dia sedang duduk bersama anggota keluarganya saat rekaman itu diambil. Jilbabnya jatuh saat itu sehingga dia tertangkap kamera tidak sedang mengenakan jilbab. Namun dia tidak mengungkit soal minuman bir.
Penjelasan yang diberikannya itu justru malah memicu kritik lebih lanjut dari publik. Banyak yang mencap dia sebagai pembohong yang mencoba menarik perhatian orang-orang Iran.





Post a Comment