Header Ads

2 Kali tinjau proyek MRT, Plt DKI bangga Jakarta segera punya ikon


 Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, mengajak sejumlah pimpinan DPRD DKI Jakarta meninjau pembangunan proyek angkutan massal Mass Rapid Transit (MRT). Dia mengaku bangga karena hadirnya megaproyek itu bisa menjadi icon transportasi Jakarta.

Sumarsono sebelumnya juga sudah meninjau proyek MRT bersama Menteri BUMI, Rini Soemarmo atau Menteri Perhubungan, Budi Karya.

"MRT itu saya kunjungi dengan Menteri BUMN dengan Menhub untuk mengetahui perkembangan progres MRT ini. Dan juga saya mengajak DPRD untuk berkunjung ke MRT supaya masing-masing tahu progress pada proyek raksasa yang membanggakan yang sekarang ini sedang berlangsung," kata Sumarsono, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (15/3).

Sumarsono menambahkan, dua menteri yang berkunjung bersamanya ke proyek MRT juga sangat bangga melihat tahap demi tahap proyek tersebut.

"Sangat positif ya dan sangat seneng, karena ini kan proyek pertama kali dan kita memiliki yang luar biasa dan bisa sinkron terintegrasi dan memberikan dukungan penuh," ujar Sumarsono.

Dia berharap, proyek MRT ini mendapat dukungan semua pihak. Apalagi, katanya, untuk pembangunan fase pertama, sudah semuanya berjalan lancar dan ia optimis proyek tersebut bisa diresmikan tepat waktu, yakni awal tahun 2019 nanti.

"Sebagaimana penjelasan awal, tetap akan dibangun sampai ke Kampung Bandan ya dan target pertama kita minimal sudah tembus Lebak Bulus sampai HI kan. Saya kira itu, dan sekarang proses masih berlangsung. Progres-nya sudah bagus, Insya Allah tepat waktu akan diresmikan," ujar Sumarsono.

Sumarsono menyatakan bahwa PT KAI sendiri telah memberikan dukungan penuh, bahkan mereka menyanggupi untuk menyelesaikan persoalan lahan jika kelak di kemudian hari akan terjadi lagi.

"Termasuk PT KAI yang sangat bangga sekali dan dia akan membantu sepenuhnya, termasuk kalau ada problem terkait dengan masalah tanah, akan memberikan bantuan mempercepat dan memperlancar semuanya," terang Sumarsono.

"Kalau tuntas, beroperasi ya pasti 2019, sekarang yang jelas percepatan dulu, nanti sampai 2019 itu sudah selesai semuanya, pada awal Maret sudah bisa beroperasi," ucap pria yang akrab disapa Soni itu. 

No comments

Powered by Blogger.